Agil (37) seorang sopir taksi (jebolan sebuah perguruan tinggi swasta) dan Luli (25) karyawati sebuah salon kelas menengah yang banyak melayani para karyawati perkantoran di seputaran Bandung, adalah pasangan suami-istri yang cukup bahagia.Tapi ada yang merasa rasa kurang : anak. Luli sulit mengandung.Soal sulitnya punya anak ini Agil dan Luli curhat ke banyak orang dan ternyata hampir semua memberikan nasihat yang sama dengan nasihat dokter.Sampai suatu hari datang sms dari orang tak dikenal, yang menyarankan agar Agil bernadzar. “Bernadzarlah : kalau istrimu kelak hamil dan ngidam, penuhilah apa pun yang diinginkannya. Dengan nadzarmu itu Insya Allah kehamilan istrimu akan dipermudah.”
Agil pun bernadzar. Dan benar saja : sekian minggu kemudian istrinya hamil. Anehnya, sejak itu perangai Luli justru berubah jadi pendiam dan pemurung.Terus didesak suami, Luli akhirnya mengaku, bahwa ia ngidam mobil baru Toyota Yaris merah! Agil nyaris jatuh pingsan. Lemes.Agil frustrasi dan mau-mau saja ketika ada teman mengajaknya bersantai di kafe dangdut, sampai teler.
Sampai akhirnya dia bertemu dengan TRIO KAS yang menawari dia pekerjaan sebagai supir , tanpa dia ketahui apa pekerjaan jelas nya.Sampai tiba saatnya pekerjaan di mulai , dia mengetahui ternyata mereka adalah perampok.
Karena sesuatu hal, perampokan ini gagal. Kasdut dan anak buah (termasuk Agil) terpaksa lari dikejar polisi sampai harus menyelamatkan diri dengan masuk ke sebuah rumah besar dan mewah milik pengusaha bernama Bustomi, yang saat itu sedang ada di luar kota. Kasdut terpaksa menyandera istri dan anak-anak Bustomi, berikut para pembantu, sopir dan satpam. Agil terperangah melihat garasi yang berisi banyak mobil mewah dan salah-satunya ialah Toyota Yaris warna merah!
Sementara itu karena kepalang basah identitasnya diketahui Kasdut, Agil beraksi melawan penyanderaan ini. Agil jadi pahlawan yang membantu kerja polisi. Sekian hari kemudian Bustomi pulang dari luar-negeri dan merasa sangat berterimakasih pada Agil. Bustomi mengaku sudah membaca tulisan-tulisan tentang Agil dan Luli di berbagai media, termasuk ngidam-nya sang istri. Untuk itu Bustomi memberikan sedan Yaris merah miliknya pada Agil untuk dihadiahkan ke Luli. Tapi Luli menolak karena Luli sudah tidak mengidam lagi, dia mengidam sesuatu yang lain. Agil kaget dan dia bertanya dengan gemetar apa yang diinginkan Luli kali ini, Luli pun menjawab, Mangga Muda. Agil pun tersenyum dan memeluk Luli
Agil (37) seorang sopir taksi (jebolan sebuah perguruan tinggi swasta) dan Luli (25) karyawati sebuah salon kelas menengah yang banyak melayani para karyawati perkantoran di seputaran Bandung, adalah pasangan suami-istri yang cukup bahagia.Tapi ada yang merasa rasa kurang : anak. Luli sulit mengandung.Soal sulitnya punya anak ini Agil dan Luli curhat ke banyak orang dan ternyata hampir semua memberikan nasihat yang sama dengan nasihat dokter.Sampai suatu hari datang sms dari orang tak dikenal, yang menyarankan agar Agil bernadzar.
"..dan jangan kau harap kau bisa membelinya dengan uang tunai 7 kali mati pun kau tidak bisa membelinya."